Mataram – Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram kembali memperkuat kerja sama internasional dengan Universiti Sultan Zainal Abidin (UNISZA) Terengganu Malaysia melalui rangkaian pertemuan yang berlangsung pada 12–16 November 2024. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memastikan keberlanjutan program student mobility antar kedua kampus yang direncanakan kembali terlaksana pada tahun 2026. Program ini merupakan tindak lanjut dari komitmen yang telah disepakati dalam Memorandum of Understanding (MoU) pada November 2022.
Rombongan UNISZA Malaysia dipimpin oleh Timbalan Naib Canselor Hal Ehwal Pelajar dan Alumni, Dato’ Prof. Madya Ts. Dr. Mohd Hafidz bin Yusoff. Kehadiran mereka ke UIN Mataram merupakan kunjungan balasan sekaligus bukti keseriusan untuk memperkuat kolaborasi antar dua institusi pendidikan tinggi tersebut. Diskusi dan agenda bersama diarahkan untuk memperkuat implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, kedua lembaga membahas berbagai rancangan program yang akan menjadi kelanjutan dari kerja sama yang sudah terjalin. Program pertukaran mahasiswa (student mobility) menjadi salah satu fokus utama yang akan dioptimalkan sebagai bentuk peningkatan mutu akademik dan pengalaman internasional bagi mahasiswa kedua kampus.
Dekan FDIK UIN Mataram, Dr. H. L. Ahmad Zaenuri, menyambut baik agenda dan program lanjutan yang telah dirumuskan bersama. Ia menyatakan bahwa kerja sama ini tidak hanya memperluas jejaring internasional, tetapi juga diharapkan mampu memperkuat kapasitas akademik serta profesionalitas lulusan UIN Mataram dan UNISZA Malaysia di masa mendatang.
