Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Mataram tengah mempersiapkan diri secara serius untuk meraih akreditasi internasional melalui lembaga ACQUIN. Upaya ambisius ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan standar mutu pendidikan tinggi Islam di tingkat global.
Dalam rangka mematangkan kesiapan tersebut, FDIK UIN Mataram mendapat pendampingan intensif dari seorang pakar di bidang Audit Mutu Internal (AMI), yakni Rosihan Aslihuddin, S.Sos., M.AB., CRP, yang merupakan akademisi dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kehadiran beliau diharapkan mampu mempercepat proses pemenuhan standar dan kriteria yang ditetapkan oleh ACQUIN.

FDIK  UIN Mataram menunjukkan komitmennya untuk menuju akreditasi internasional ACQUIN dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan Awareness dan Pendampingan Penyusunan Self Assessment Report yang diselenggarakan oleh LPM pada hari Selasa dan Rabu, 7–8 April 2026 di Auditorium UIN Mataram. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi, khususnya di lingkup Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi.

Kegiatan Awareness dan Pendampingan Penyusunan Self Assessment Report tersebut menghadirkan berbagai unsur pimpinan akademik, mulai dari Wakil Dekan I Fakultas, Wakil Direktur Pascasarjana, Ketua, Sekretaris, dan Kepala Pusat LPM, hingga para Ketua dan Sekretaris Program Studi. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan keseriusan institusi dalam menyukseskan proses penyusunan Self Assessment Report sebagai bagian penting dari penjaminan mutu internal.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam terkait standar dan indikator penilaian ACQUIN, sekaligus mendapatkan pendampingan teknis dalam penyusunan laporan. Hal ini menjadi bekal penting bagi FDIK  untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, proses pembelajaran, serta capaian akademik yang berdaya saing.

ACQUIN sendiri merupakan lembaga akreditasi yang dirancang khusus untuk mengukur mutu perguruan tinggi berbasis Islam dengan mengintegrasikan nilai-nilai ke-Islaman dalam setiap indikator penilaiannya. Akreditasi ini dinilai sangat relevan bagi UIN yang memiliki karakteristik unik dalam perpaduan ilmu agama dan ilmu umum.

Dekan  FDIK UIN Mataram Dr. H. L. Ahmad Zaenuri, MA  menyambut positif program pendampingan ini dan menegaskan bahwa perolehan akreditasi internasional merupakan target jangka menengah yang telah dicanangkan dalam rencana strategis fakultas. Keberhasilan meraih pengakuan ACQUIN diharapkan tidak hanya meningkatkan daya tarik bagi calon mahasiswa dari dalam dan luar negeri, tetapi juga membuka peluang kerja sama akademik lintas negara yang lebih luas.

Dengan sinergi antara semangat sivitas akademika FDIK UIN Mataram dan kepakaran Rosihan Aslihuddin dalam audit mutu internal, langkah menuju akreditasi internasional ACQUIN ini dipandang sebagai momentum penting dalam perjalanan FDIK menjadi fakultas dakwah dan komunikasi yang unggul di tingkat Asia dan dunia Islam.

Keikutsertaan FDIK  dalam kegiatan tersebut diharapkan semakin mengukuhkan posisinya sebagai fakultas unggulan di UIN Mataram, karena FDIK berkomitmen terhadap mutu dan peningkatan akreditasi internasional ACQUIN.  Dengan demikian FDIK  terus melangkah maju dalam mencetak lulusan yang kompeten dibekali dengan berbagai skill, berintegritas, dan siap menghadapi dunia kerja.