Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Mataram berkontribusi aktif sebagai tuan rumah untuk penyelenggaraan Seminar Internasional yang bertema Dakwah and Moderation of Islam in Indonesia. Dakwah dalam tema ini mengacu pada perspektif luas termasuk pendidikan kemasyarakatan dan pengembangan masyarakat, good practices pada komunikasi dan penyiaran, bimbingan dan konseling serta manajemen Dakwah. Acara ini dirangkaian dengan pelantikan Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Komunikasi dan Penyiaran Islam (ASKOPIS) NTB periode 2018-2022 pada 13 Juli 2019 bertempat di Hotel Jayakarta, Senggigi Lombok Barat.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh Rektor UIN Mataram Prof. Dr. Mutawali, M.Ag sebagai keynote speaker pertama diwakili oleh Wakil Rektor I UIN Mataram, Prof. Masnun, M.Ag. Acara kemudian dilanjutkan dengan pelantikan Dewan Pengurus Daerah ASKOPIS NTB oleh Ketua DPP ASKOPIS Pak Mohammad Zamroni, M.Si sekaligus bertindak sebagai keynote speaker kedua. Terpilih sebagai ketua harian yakni Prof. Dr.TGH. Fahrurrozi, M.A dengan anggota yang berasal dari beberapa kampus di NTB yakni UIN Mataram, Universitas Muhammadiyah Mataram, IAIH NW Pancor, IAIH NW Lombok Timur dan STID Al-Islahudiny Kediri. Keynote speakers selanjutnya yakni Wakil Rektor I UIN Mataram Prof. Dr. Masnun, M.Ag serta Asian Art Curator dari Australian Gallery of South Australia (AGSA) dengan keahlian Indonesian Islamic Art James Bennett. James berkontribusi pada pengarusutamaan Moderasi Dakwah Islam Indonesia dengan membawa bukti-bukti kompleksitas interaksi budaya dan agama Lombok sebagai salah satu hub dunia pesisir Nusantara.

Seminar internasional ini dihadiri oleh 11 orang presenter dan tiga orang in absentia presenters dari berbagai universitas di Indonesia diantaranya UIN Ar-Raniry Aceh, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, IAIN Salatiga, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta dan UIN Wali Songo, Semarang serta peserta dari internal UIN Mataram. Terdapat 2 panel seminar berdasarkan katagori penelitian para presenter yakni “Islam, Media dan Komunikasi Lintas Budaya” dan “Perspektif Moderasi dalam Ruang Publik

Moderasi dakwah Islam di Indonesia dipilih sebagai tema seminar internasional kali ini sebagai respon aktif Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Mataram terhadap temuan-temuan penelitian-penelitian terkini seperti CiSFORM (2018) dan SETARA Institute (2018) yang mengungkapkan bahwa agama bisa membawa dampak sikap fundamental dan interpretasi tunggal dalam isu praksis sosial yang beragam. Hal ini diungkap oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Mataram, Dr. Subhan Abdullah Acim, MA. Selaras dengan itu, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Mataram terpanggil untuk ikut berkontribusi dalam mengarusutamakan moderasi Dakwah Keagamaan Islam dalam praksis sosial di Indonesia untuk membentuk sikap yang wasath tutur Dr. Muchammadun selaku liaison officer dan sekretaris acara.